Selasa, 20 Maret 2012

Tips Berhenti Merokok

Di Indonesia, angka perokok tiap tahunnya terus meningkat. Hal ini terlihat dari meningkatnya angka penjualan rokok dalam negeri yang kian tahun kina meningkat.Kenaikan ini sebenarnya berbanding terbalik dengan peningkatan ekonomi.Di satu sisi ekonomi Negara bertambah dengan meningkatnya penjualan rokok, sedangkan di sisi kesehatan, angka masyarakat yang mengalami sakit akibat rokok terus meningkat, bahkan anak-anak pun kini sudah mulai mengenal rokok sebagai bagian dari dirinya.

Sementara itu, banyak pula perokok yang mencoba berhenti dari rokok karena mereka sudah tahu atau memang ingin berhenti dari rokok namun mengalami banyak kendala.Misalnya lingkungan yang tidak mendukung sehingga keinginannya untuk merokok terus adabahkansulit untuk hilang.

Untuk mereka yang merasa sulit untuk berhenti merokok, berikut ini kami sampaikan beberapa tipsnya yang dapat dicoba agar dapat berhenti merokok.Tips yang kami kutip dari http://esq-news.com, menjelaskan merokok adalah aktifitas yang membahayakan kesehatan. Orang yang menghisap rokok secara langsung biasanya disebut sebagai perokok aktif, sedangkan orang yang ikut menghirup asap rokok disekitar para perokok aktif disebut perokok pasif. Perokok aktif dan pasif ini akan merasakan dampak negatif dari asap rokok.

Perokok yang masih punya rasa peduli terhadap kesehatan dirinya biasanya mempunyai keinginan untuk berhenti merokok.Namun tak jarang perokok berat yang keinginannya untuk berhenti kandas di tengah jalan lantaran tak bisa mengontrol diri. Berikut ini ada beberapa tips untuk menghentikan kebiasaan merokok:

1. Pahami alasan Anda untuk berhenti

Keputusan Anda untuk berhenti merokok memang sangat baik, tapi apakah Anda tahu mengapa Anda melakukannya?Alasan umum seperti "merokok buruk bagi kesehatan" saja terkadang tidak cukup.Untuk menciptakan tekad dan motivasi diri yang kokoh, Anda butuh suatu alasan yang kuat dan bersifat pribadi.

Misalnya, mungkin Anda ingin melindungi keluarga Anda dari bahaya racun yang disebabkan asap rokok. Mungkin juga Anda takut terkena kanker paru-paru, atau Anda ingin terlihat Iebih muda dan merasa Iebih sehat.Pilihlah suatu alasan yang cukup kuat bagi Anda untuk menjadi pegangan di kala Anda menghadapi kesulitan saat berhenti merokok.

2. Pilih Terapi Yang Sesuai Dengan Kondisi Anda

Anda pernah mendengar istilah "cold turkey"?lstilah tersebut digunakan bagi perokok yang berhenti merokok secara total dan langsung (tidak bertahap). Mungkin cara ini terdengar menarik, Anda tinggal membuang seluruh rokok Anda dan mendeklarasikan bahwa Anda sudah berhenti merokok. Mudah bukan?

Jangan salah, teknik "cold turkey"belum tentu berhasil untuk semua orang, karena hal tersebut tidaklah mudah untuk dilakukan.Di antara mereka yang berusaha berhenti merokok tanpa bantuan terapi atau pengobatan, sebanyak 95% akhirnya kambuh lagi untuk merokok.Ingat, merokok adalah suatu adiksi (kecanduan).

Otak seorang perokok membutuhkan nikotin lebih dan lebih lagi agar dapat berkonsentrasi dengan baik.Ketika tidak ada asupan nikotin dari rokok (karena perokok berhenti mendadak), gejala putus nikotin bisa terjadi, dan dibutuhkan kesabaran dan motivasi yang sangat kuat untuk melawannya.

3. Berkonsultasilah Dengan Dokter Anda Mengenai Terapi Berhenti Merokok.

Di pasaran memang terdapat beberapa produk untuk membantu mereka yang ingin berhenti. Namun, produk-produk seperti permen karet atau nicotine patch ini tidak selamanya efektif membantu Anda berhenti merokok, karena produk ini pada esensinya hanya menjadi sumber nikotin lain untuk tubuh Anda (tidak mengurangi atau menghentikan kecanduan nikotin).

Saat ini telah tersedia obat yang terbukti efektif untuk membantu berhenti merokok.Cara kerjanya adalah dengan menduduki reseptor nikotin di otak, sehingga ketika Anda merokok, nikotin yang masuk tidak lagi memberikan rasa nikmat, dan pada akhirnya mengurangi minat Anda untuk merokok.Selain itu obat ini juga membantu mengurangi gejala putus nikotin, seperti depresi dan sulit berkonsentrasi.

Untuk mengetahui Iebih lanjut tentang terapi berhenti merokok termasuk penggunaan obat, berkonsultasilah dengan dokter Anda.Ingat, obat ini termasuk obat keras, jadi jangan gunakan obat ini tanpa pengawasan dokter.

4. Jangan Lakukan Perjuangan Ini Sendirian

Perokok yang memiliki semangat pun merasakan susahnya berhenti merokok jika tak ada dukungan dari sekitarnya.Untuk berhenti merokok memang bukan suatu hal yang mudah.Dukungan keluarga, teman, rekan kerja dan lingkungan pergaulan lainnya menjadi faktor yang turut berperan penting dalam mensukseskan usaha ini.Beritahukan kepada teman, keluarga dan rekan kerja Anda tentang niat Anda untuk berhenti. Dukungan mereka akan sangat membantu Anda meraih kesuksesan dalam perjuangan Anda berhenti merokok.

Anda juga bisa ikut bergabung dalam support group atau berkonsultasi dengan konselor. Terapi perilaku adalah jenis konseling yang membantu Anda mengidentifikasi dan melaksanakan strategi yang bisa Anda terapkan untuk berhenti merokok.Gabungkan terapi perilaku ini dengan terapi pengobatan lainnya untuk meningkatkan kemungkinan Anda untuk sukses.

5. Hadapi Stress Dengan Bijak

Salah satu alasan orang merokok adalah karena nikotin membuat mereka merasa nyaman dan rileks. Ketika Anda berhenti merokok, Anda membutuhkan cara lain untuk mengatasi stress. Tak ada salahnya Anda mencoba ke spa untuk mendapatkan pijit terapi/relaksasi, mendengarkan lagu yang menenangkan, atau mempelajari yoga. Sebisa mungkin, hindari situasi yang membuat Anda stress selama minggu-minggu pertama Anda berhenti merokok.

6. Hindari Kebiasaan yang Mendorong Anda Untuk Merokok

Beberapa aktivitas tertentu dapat memicu keinginan Anda untuk merokok.Misalnya, kebiasaan minum kopi di pagi hari sambil merokok.Jika Anda terbiasa melakukannya, cobalah mengganti kopi dengan teh selama beberapa minggu. Jika Anda terbiasa merokok setelah makan, cobalah mencari kegiatan lain untuk dilakukan setelah makan, misalnya menyikat gigi atau mengunyah permen karet bebas gula.

7. Bersihkan Rumah Anda

Buanglah semua atribut rokok seperti bungkus rokok, asbak dan korek api Anda. Cuci semua pakaian yang berbau rokok, dan bersihkan karpet, gorden dan perabotan lain yang dibuat dari kain yang dapat menyerap bau rokok. Gunakan pengharum dan penyegar ruangan untuk membantu Anda menghilangkan bau rokok di rumah Anda, sebab bau rokok akan merangsang Anda untuk kembali merokok.

8. Coba dan Coba Lagi

Berhenti merokok memang bukan perjuangan yang mudah. Tak jarang akhirnya perokok yang berusaha berhenti merokok akan kambuh lagi. Beberapa perokok juga harus mencoba berhenti beberapa kali sebelum akhirnya bisa lepas total dan rokok. Cobalah untuk menganalisa situasi dan suasana hati yang dapat memicu Anda untuk kembali merokok.Pakailah kondisi tersebut sebagai suatu kesempatan untuk menguatkan kembali komitmen Anda untuk berhenti. Begitu Anda memutuskan untuk mencoba lagi, tetapkan tanggal berhenti Anda dalam 1 bulan ke depan.

9. Ayo Berolahraga!

Aktivitas fisik dapat mengurangi ketagihan terhadap rokok dan membantu Anda mengatasi gejala putus nikotin.Ketika Anda merasa ingin merokok, segera alihkan energi Anda untuk berlari, berjalan cepat, bersepeda, atau bersepatu roda.Tak perlu olahraga yang berat, cukup yang intensitasnya sedang saja, misalnya mengajak hewan peliharaan Anda berkeliling lingkungan atau mencabut rumput liar di halaman rumah Anda. Kalori ekstra yang Anda bakar juga akan membantu mencegah terjadinya kenaikan berat badan yang mungkin terjadi saat Anda berhenti merokok.

10. Perbanyak Konsumsi Buah dan Sayur

Perbanyaklah konsumsi buah, sayur dan produk susu rendah lemak. Sebuah penelitian yang dilaksanakan oleh Duke University mengimplikasikan bahwa makanan-makanan ini membuat rasa rokok menjadi tidak enak. Hal ini akan membantu Anda melawan ketagihan, sekaligus memberikan nutrisi yang dibutuhkan untuk melawan penyakit.

11. Pilih Hadiah Anda

Selain memberikan manfaat kesehatan yang besar, salah satu keuntungan dari berhenti merokok adalah Anda bisa menabung uang yang biasanya digunakan untuk membeli rokok.Hadiahi diri Anda dengan membeli sesuatu yang Anda sukai dari sebagian uang yang Anda tabung tersebut.

Kamis, 01 Maret 2012

Paru-Paru Menyempit Kini Terasa Plong Setelah Minum Milkuma


“Sudah 5 tahun pernafasan saya bermasalah. Menurut dokter ada penyempitan pada pernafasan saya. Terasanya kalau capek dan cuaca dingin, nafas saya biasanya suka sesak.” Cerita Ruslan Abdul Gani S.Pd.,M.Pd, seorang PNS.

“Banyak cara yang telah saya tempuh untuk mengatasi penyakit ini. Sampai akhirnya, saya memilih minum Milkuma. Sekarang stamina saya terasa lebih fit, nafas pun plong. Saya sudah mengkonsumsi Milkuma sejak susu Ettawa ini ada di Lampung.” Terang pria berusia 45 tahun yang tinggal di Bandar Jaya Timur, Kec. Tebanggi Besar, Kab. Lampung Tengah, Lampung tersebut.

Dengan tubuh yang sehat, ayah 2 orang anak ini dapat menjalani aktifitasnya dengan prima. Ia pun kini mengajak orang lain untuk merasakan manfaat susu Ettawa ini, “Mari kita sehat bersama Milkuma.” Ajak pria penyuka olahraga badminton dan renang tersebut.

Sebenarnya, banyak masyarakat kita yang belum mengetahui tentang manfaat yang terkandung dalam susu Ettawa. Berbeda dengan susu sapi, sesungguhnya susu Ettawa memiliki kandungan gizi yang lebih unggul, baik dari segi protein, energi, maupun lemak yang mendekati air susu ibu (ASI).

Kini, hadir Milkuma, minuman serbuk susu Ettawa yang diproses secara alami, tanpa pemanis buatan dan bahan pengawet. Bahan dasarnya adalah susu Ettawa PE segar dan Gula Aren.

Selain mengandung Riboflavin, vitamin B yang penting untuk produksi energi, susu Ettawa pun tidak menyebabkan alergi sehingga aman, dan bermanfaat untuk penderita sakit paru-paru. Satu gelas susu Ettawa memasok 20,0% dari nilai harian Riboflavin. Selain itu, mengkonsumsi Milkuma sebanyak 2 gelas sehari bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh dan meningkatkan vitalitas. Fluorine yang terdapat dalam susu Ettawa bermanfaat sebagai antiseptik alami dan dapat membantu menekan pembiakan bakteri di dalam tubuh serta membantu pencernaan dan tidak menimbulkan dampak diare pada orang yang mengkonsumsinya.

Selain diproses secara alami, pakan ternak yang diberikan pun organik, sehingga menghasilkan susu yang lebih sehat dan bermanfaat bagi kesehatan. Dengan komposisi gula yang rendah dan ditambah madu alami, menjadikan Milkuma sebagai pilihan bijak untuk kesehatan seluruh anggota keluarga.

Untuk memperoleh hasil yang maksimal, terapkan pola hidup sehat seperti disiplin dalam pola makan, dan berolahraga, serta mengkonsumsi air putih paling sedikit 8 gelas/ hari.

Bahaya Tidur Sambil Mendengarkan Musik dan Menonton TV


Saat ini banyak kita jumpai orang yang suka mendengarkan musik saat mereka beraktivitas. Baik saat berkendaraan, maupun saat tidur. Disadari atau tidak, kebiasaan tersebut ternyata banyak menimbulkan bahayanya ketimbang manfaatnya.

Apalagi saat ini banyak juga orang yang tidur namun kondisi televisi tetap menyala karena mereka sedang mendengarkan musik. Salah satu contoh bahaya yang kerap terjadi adalah, saat seseorang mengendarai kendaraan, sementara telinga mereka tertutup earphone untuk mendengarkan lagu, yang akhirnya tidak konsentrasi sehingga terjadi kecelakaan.

Bukan Cuma itu saja, sebagian orang merasa tidak masalah dengan kebiasaannya yang menyalakan lampu ruangan ketika tidur, mendengarkan musik atau menonton TV sampai tertidur. Bahkan sampai menjadi suatu yang mesti dilakukan, jika tidak, maka tidak bisa tidur .

Perlu kita ketahui sebenarnya otak tidak pernah tidur. Otak selalu menjalankan aktifitasnya meski tidak sesibuk saat kita bangun tentunya.Yang terjadi ketika kita tidur namun sambil dengan mendengarkan musik, TV dalam keadaan hidup atau lampu menyala maka gelombang suara atau cahaya yang dipancarkan oleh peralatan tersebut diterima oleh indera pendengaran dan penglihatan kita.

Gelombang tersebut menembus kelopak otak kita. Otak yang seharusnya istirahat akan kembali terangsang bekerja dan mengolah informasi yang masuk.

Bila hal tersebut kita lakukan setiap hari, maka otak kita terus bekerja mengolah informasi yang masuk. Kendati demikian bagi kita yang sudah terbiasa tidur dengan lampu menyala, mendengarkan musik atau menonton TV sampai tertidur mesti merubahnya.

Seperti yang dikutip dari http://www.kaskus.us, dijelaskan bahwa kebiasaan memelototi televisi atau mendengarkan musik saat tidur sangatlah berbahaya . Bukan cuma lantaran banyak waktu anda yang terbuang percuma, tapi televisi punya pengaruh negatif buat kesehatan anda.

Menurut penelitian, televisi dan monitor komputer dapat menghasilkan radiasi, baik yang meng-ionisasi maupun yang tidak. Rdaiasi ini secara potensial dapat menurunkan derajat kesehatan manusia. Monitor, atau dalam istilah teknik disebut dengan video display terminal (VDT) ternyata berkait dengan beberapa masalah pada manusia, seperti keguguran, kelainan janin, mual, muntah, sakit kepala, rasa tegang pada leher dan bahu, masalah kulit dan gangguan pada mata (tegang pada mata dan penglihatan kabur).

Para ahli hingga saat ini masih terus menyelidiki hubungan keluhan2 tersebut dengan radiasi VDT televisi atau monitor komputer. Apalagi yang sudah usang memancarkan berbagai tipe radiasi seperti sinar X, ultraviolet, visible light, infra merah, extremelylow frequency (ELF), dan very low radiofrequency (VLF) serta electro magnetic fields (EMF). Berbagai penyakit dapat ditimbulkan, seperti eritema, penuaan dini, kanker, katarak, bahkan shock.

Untuk menanggulangi, anda bisa menerpakna beberapa cara seperti jarak, radiasi magnetic berbanding terbalik dengan pada umumnya jarak aman dari televisi atau monitor komputer adalah 35 cm. Namun, sebagian para ahli mengabjurkan jarak sedikitnya 70 cm dari depan layar. Selain itu, medan magnet pada umumnya lebih besar di bagian belakang monitor atau samping monitor sekurang2nya 1 meter.

Penggunaan layar filter dapat membantu dalam arti mengurangi medan elektrik, UV dan visible light pada jarak dekat dari layar televisi. Namun, tampaknya tidak terlalu efektif pada jarak yang biasanya dipakai pengguna komputer, dan tidak pula mengurangi medan magnet.

Kamis, 23 Februari 2012

Kebiasaan Sehari-hari Yang Dapat Merusak Otak


Kesibukan rutinitas setiap hari orang cenderung lebih mengutamakan pekerjaannya dalam memperoleh materi untuk menutupi kebutuhanya dibandingkan dengan memperdulikan kesehatannya manusia itu sendiri.

Sehingga orang lebih mengikuti kebiasaan gaya hidup orang asing dan dengan kondisi tersebut kebayakan mereka mengalami kesulitan dalam tidur. Sehingga berbagai cara orang berusaha melakukan tidur, salah-satu contohnya yaitu tidur dengan kepala yang tertutup rapat-rapat.

Namun perlu kita ketahui bahwa salah satu penyebab rusaknya otak, adalah dengan cara tidur kepala tertutup. Mengapa? karena saat tidur, terjadi produksi karbondioksida dalam rongga otak.

Oleh karena itu jika kepada ditutupi rapat-rapat berarti terjadi konsentrasi karbondioksida di dalam kepala. Ini berpotensi mencemari otak. Jika menjadi kebiasaan, jangan heran otak lama kelamaan akan rusak. Tidak hanya tidur dengan kepala tertutup, hal lainnya yang dapat menyebabkan rusaknya otak adalah dengan kebiasaan tidak sarapan, kebanyakan makan, merokok, terlalu banyak mengkonsumsi gula, polusi udara, dan kurang tidur.

Seperti yang dikutip dari http://id.shvoong.com/, dijelaskan bahwa masih banyak kebiasaan-kebiasaan yang merusak kesehatan otak. Jika anda termasuk orang super sibuk sehingga lupa dan terbiasa tidak makan pagi, atau sebaliknya terlalu banyak makan, masih merokok dan seterusnya, cobalah kurangi kebiasaan-kebiasaan itu.

Berikut ini kami paparpkan beberapa kebiasaan buruk yang berpotensi merusak otak.

1. Tidak Mau Sarapan

Banyak orang menyepelekan sarapan/makan pagi. Padahal, tidak mengkonsumsi makanan di pagi hari menyebabkan turunnya kadar gula dalam darah. Keadaan ini berakibat pada kurangnya nutrisi untuk otak. Jika hal ini menjadi kebiasaan dan berlangsung keterusan, pada gilirannya hanya akan merusak otak. Terjadi kemunduran pada kerja otak kita disebabkan kurangnya nutrisi dan supplay gizi ke otak.

2. Kebanyakan Makan

!Terlalu banyak makan atau makan terlalu kenyang juga tidak baik untuk kerja otak kita. Makan terlalu banyak dan atau terlalu banyak makan dapat mengeraskan pembuluh otak. Ini biasanya menyebabkan menurunnya kekuatan mental dan kerja ota.

3. Merokok.

Merokok ternyata berakibat sangat mengerikan pada otak. Otak seorang perokok bisa menyusut, mengecil sehingga menghilangkan fungsi vitalnya. Tak mengherankan, di waktu tua, seorang perokok berpotensi besar terkena Alzheimer.

4. Terlalu Banyak Mengonsumsi Gula.

Terlalu banyak asupan gula menghalangi penyerapan protein dan gizi sehingga tubuh kekurangan nutrisi dan berakitab terganggunya perkembangan otak.

5. Polusi Udara.

Otak adalah bagian atau organ tubuh yang paling banyak menyerap udara. Terlalu lama berada di lingkungan yang berpolusi membuat kinerja dan kerja otak menjadi tidak efisien.

6. Kurang Tidur

Tidur memberi kesempatan otak untuk beristirahat.Pada sat tidur, sel-sel otak memperbaharui diri, mengganti sel-sel yang rusak dan memperbaikinya. Oleh karena itu, sering melalikan tidur justru membuat sel-sel otak kelelahan. Pada anak balita, saat tidur juga merupakan saat otak menata sel-selnya, mengembangkan diri dan merekam semua yang dilihat, dialami dan dipelajari saat terjaga dan bermain. Kurang tidur pada anak menyebabkan kerja otak hanya bersifat repetitif, sehingga perkembangan analisis pada anak kurang maksimal.

7. Menutup Kepala Saat Tidur.

Tidur dengan kepala yang ditutupi rapat-rapat adalah kebiasaan yang sangat berbahaya bagi otak. Apa sebabnya? Saat tidur, terjadi produksi karbondioksida dalam rongga otak. Jika kepala tertutup- rapat, berarti ada konsentrasi karbondioksida. Ini berpotensi mencemari otak. Jika menjadi kebiasaan, maka jangan heran otak lama kelamaan akan rusak!!

8. Berpikir Terlalu Keras Saat Sakit

Bekerja keras atau berpikir terlalu keras ketika kondisi fisik sedang tidak fit juga memperparah ketidak-efektifan kerja otak.

9. Kurangnya Stimulasi Otak

Berpikir secara wajar adalah cara yang terbaik untuk melatih kerja otak. Kurang berpikir justru membuat otak menhyusut dan tumpul, dan akhirnya tidak berfungsi maksimal. Jadi, cobalah selalu berpikir .Saat tidak ada aktifitas, sibukkan diri berpikir, misalnya dengan mengisi teka-teki silang. Atau buatlah deret hitung pada kertas kosong. Buatlah hitungan-hitungan sederhana secara cepat dan mengasyikkan. Ini sangat baik untuk melatih kerja otak.

10. Jarang Bicara

Percakapan intelektual biasanya membawa efek yang positif pada kerja otak. Sebaliknya, membisu, berdiam diri seribu bahasa membuat otak tidak maksimal bekerja. Pada anak-anak dan bayi bahkan berbahaya. Banyak penelitian bahwa anak yang kurang diajak berbicara, kemampuan verbalnya sangat kurang. Begitu juga tingkat IQ-nya juga rendah.

11. Berpikir Jorok

Jangan disangka berpikir jorok tidak apa-apa. Imajinasi jorok yang berlebihan membuat pembuluh darah otak sebelah kanan akan mengeras. Efeknya jelas tidak baik untuk perkembangan otak itu sendiri...Jadi, apakah anda suka melamun ke daerah-daerah terlarang untuk umum itu? Berhentilah mulai sekarang juga. Bacalah buku atau bercengkaramalah dengan teman-teman anda. Itu lebih baik...

Mungkin ada satu atau dua dari kebiasaan-kebiasaan di atas sering anda lakukan secara tidak sadar. Mulai sekarang, cobalah untuk sedikit-demi sedikit mengurangi dan menghilangkannya.

Kamis, 16 Februari 2012

Penyakit Yang Dapat Dideteksi Melalui Mata


Mata adalah jendela hati, seseorang dapat dilihat karakternya dengan melihat sorot mata orang tersebut. Bahkan tidak sedikit paranormal yang mengiklankan dirinya dapat mengetahui segala permasalahan seseorang dengan tatapan matanya.

Namun sebenarnya mata adalah jendela seluruh tubuh kita, dengan melihat sorot mata seseorang, kita juga dapat mengetahui berbagai penyakit yang diderita oleh orang tersebut. Hal ini seperti yang kami kuti pdari http:// detikhealth.com, yang mewawancarai Dr. dr. Tjahjono Darminto Gondhowiardjo, Sp.M, anggota baru Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) disela-sela kuliah innaugurasi 'Menguak Jendela Hati Sebagai Embrio Proses Berpikir Manusia' di RSCM, Jakarta, yang ditulis pada Kamis (23/6/2011).

Menurutnya, mata bias dijadikan indicator kesehatan, antara lain: diabetes, stroke, kolesterol tinggi, penyakit jantung, dan multi sclerosis."Mata yang terlihat bening dari depan mengandung kornea dan lensa avaskuler (tidak memiliki pembuluh darah). Ketika misalnya darah penuh dengan gula atau obat-obatan, makalensa cenderung keruh," ujar Dr. Tjahjono.

Kemudian, lanjut Dr.Tjahjono, ada retina yaitu lapisan paling tipis tapi mengandung banyak pembuluh darah. Padasaat kualitas darah berubah maka bias dideteksi dari retina, apakah ia berisiko stroke atau penyakit jantung.

Mata juga bias menjadi jendela yang menunjukkan kondisi arteri seseorang. Jika terlalu banyak kolesterol yang menumpuk di dinding arteri dan membentuk plaktebal, maka bias menyebabkan oklusi vena retina saat ada penyumbatan di aliran darah ke dan dari mata.

Arteri retina yang dipersempit atau diblokir oleh kolesterol dapat menghambat sambungan antara saraf optic dan otak. Jika hal ini terus menerus dibiarkan akan menyebabkan sebuah gumpalan darah, maka secara tiba-tiba dapat mengakibatkan kehilangan penglihatan tanpa rasa sakit.

Seseorang bias mengetahui kadar kolesterolnya apakah tinggi atau normal melalui pemeriksaan mata. Seperti dikutip dari Discovery Health, melalui pemeriksaan mata dapat dilihat cirri berikut:

  1. Corneal arcus, yaitu suatu cincin putih atau abu-abu tipis disekitar tepi kornea. Hal ini menunjukkan ada endapan lemak dan kolesterol di dalam mata. Meskipun sering terlihat pada orang yang sudah tua, tapi orang muda sebaiknya tidak mengabaikan hal ini. Jika ditemukan kondisi ini, maka seseorang disarankan untuk melakukan pemeriksaan kolesterol lebihlanjut.
  2. Hollenhorst plaque, yaitu adanya potongan kecil dari bahan lemak (kolesterol) yang berasal dari patahan lemak di dinding pembuluh darah dan pergi kemata. Plak ini dapat menyebabkan oklusi vena retina dan menunjukkan adanya masalah serius yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Beberapa kondisi kesehatan juga bias dilihat dari mata seperti jika saraf optic bengkak dan terdapat darah di mata bias menjadi indikasi dini adanya tumor otak. Saraf optik yang pucat dan bengkak menunjukkan adanya multiple sclerosis. Diabetes juga bias dilihat dari melemahnya penglihatan, mata kusam menunjukkan kon disi tubuh yang tidak sehat sedangkan mata yang terang dan bersih menunjukkan kondisi kesehatan yang baik.

Karenanya pemeriksaan mata secara teratur tidak hanya berguna untuk melihat apakah penglihatan seseorang masih normal atau tidak, tapi untuk memeriksa kondisi mata secara keseluruhan sehingga bias mengetahui kondisi kesehatannya.

"Saraf mata berkembang dari usia 0-9 tahun. Maka sebaiknya lakukan pemeriksaan mata sejak dini. Anak TK yang usia 4 atau 5 tahun harus sudah pernah diperiksa. Di atas 18 tahun setidaknya 1 tahun sekali dan jika sudah di atas 40 tahun lebih sering lagi," tandas Dr. Tjahjono.

Minggu, 12 Februari 2012

Hati-Hati Terhadap Flu Singapura

Dimulai dengan demam dan munculnya ruam di mulut berupa bintik-bintik merah, yang kemudian menjadi luka atau blister. Bila mendapati gejala tersebut, waspadalah! Bisa jadi itu Flu Singapura atau HFMD (Hand, Foot, and Mouth Disease).

Gejala awalnya adalah demam selama 2 hari dan mulut penuh sariawan. Pada tangan dan kaki muncul bercak-bercak merah. Selain itu, ia tidak mau makan, tapi jika diberi susu penderita masih mau meminumnya.

Apakah benar penyakit ini berbahaya? Rumor yang beredar, Flu Singapura sama berbahayanya dengan Flu Burung? Apakah perlu anak saya dirawat? Bila anak terkena penyakit ini, jangan panik. Infeksi virus HFMD biasanya ringan, asalkan segera mendapat perawatan yang benar. Seperti yang kami kutip dari www.detikhealth.com, dijelaskan sebagai berikut :

Penyebab dan Gejala HFMD

HFMD akhir-akhir ini marak lagi. Belakangan, kasusnya cukup banyak ditemukan di Indonesia. Sebenarnya istilah Flu Singapura untuk HFMD ini adalah kurang tepat. Istilah ini muncul oleh karena adanya wabah HFMD pada tahun 2000 di Singapura, sehingga penyakit ini lebih dikenal dengan Flu Singapura.

Virus yang berasal dari kelompok enterovirus (non polio) merupakan penyebab HFMD. Di dalamnya meliputi Grup Coxsackie tipe A (A1-A24), Coxsackie tipe B (B1-B26), Echovirus (grup 1-33), dan Enterovirus (68-71). Penyebab terbanyak pada kasus rawat jalan adalah Coxsackie A16. Sedangkan infeksi Enterovirus yang memerlukan perawatan biasanya menyebabkan Enterovirus 71.

Gejala HFMD diawali demam sedang selama 2-3 hari, diikuti sakit leher (faringitis), tidak ada nafsu makan, pilek, yang merupakan gejala flu pada umumnya yang tidak mematikan. Lalu, timbul vesikel (bentol berisi cairan) di mulut, kemudian pecah, menjadi luka atau blister di mulut seperti sariawan pada lidah, gusi, pipi dalam, yang terasa nyeri sehingga sukar menelan.

Timbul ruam yang tidak gatal di telapak tangan dan kaki. Kadang-kadang ruam ada di bokong. Walau namanya penyakit tangan, kaki dan mulut, ruamnya tidaklah muncul di tiga tempat tersebut. Terkadang hanya di mulut dan tangan saja. Umumnya ruam ini akan membaik dengan sendirinya dan tidak perlu perawatan di rumah sakit.

Penularan dan Penanganan HFMD
Pada umumnya HFMD tidak berbahaya. HFMD Coxsackie A16 adalah penyakit ringan dan akan sembuh dalam 7-10 hari. Komplikasi jarang dijumpai. Sangat jarang ditemukan anak dengan infeksi virus Coxsackie menderita meningitis viral dengan gejala demam tinggi, sakit kepala, kaku kuduk, sehingga memerlukan rawat inap.

Dari grup enterovirus didapatkan HFMD Enterovirus 71 yang dapat menyebabkan meningitis viral (radang selaput otak), ensefalitis (radang otak), atau paralisis (kelumpuhan). Ensefalitis oleh karena Enterovirus 71 ini dapat berakibat fatal.

Penyakit ini sangat menular dan sering terjadi pada musim panas. Penularannya melalui jalur pencernaan, saluran pernapasan, yaitu dari butiran ludah, ingus, air liur, tinja, cairan dari luka, dan cairan tubuh lainnya.

Penularan kontak tidak langsung dapat terjadi melalui barang, handuk, baju, peralatan makanan dan mainan yang terkontaminasi sekret (cairan) tubuh. Sejak mulai terinfeksi hingga mulai timbul gejala (masa inkubasi) adalah 3-7 hari. Demam merupakan gejala pertama HFMD. Seorang akan menularkan penyakitnya dalam minggu pertama ketika dia sakit.

HFMD paling sering menyerang anak di bawah usia 10 tahun. Setiap orang, baik itu anak-anak maupun dewasa, mempunyai risiko terinfeksi, tetapi tidak semua yang terinfeksi itu akan sakit. Bayi, anak-anak, dan remaja lebih rentan terinfeksi dan menderita sakit HFMD ini karena antibodi dan imunitas tubuh mereka lebih lemah dibanding orang dewasa.

HFMD didiagnosis berdasarkan riwayat perjalanan penyakit dan pemeriksaan fisik. Sedangkan diagnosis laboratorium untuk deteksi virus dapat dilakukan dengan mengambil sampel dari tinja, usap atau swab rektal cairan serobrospinal, usap atau swab luka di mulut, tenggorokan, vesikel kulit, dan biopsi otak.

Tidak ada terapi yang spesifik untuk infeksi enterovirus. Pastikan istirahat yang cukup serta pemberian terapi simptomatik untuk meredakan gejala demam dan nyeri di mulut. Anak dapat diberikan antiseptik untuk daerah mulut, analgesik-antipiretik misalnya parasetamol, cairan yang cukup, dan pengobatan suportif lainnya. Bila ada gejala yang cukup berat, barulah penderita perlu dirawat di rumah sakit.

Gejala yang cukup berat antara lain hiperpireksia, yaitu demam tinggi (suhu >39 °C), demam tidak turun-turun, takikardia (nadi menjadi cepat), takipneu (napas menjadi cepat dan sesak), malas makan, muntah, diare, berulang dengan dehidrasi, lemas dan mengantuk terus, nyeri pada leher, lengan dan kaki, atau terjadi kelumpuhan saraf kranial.

Cegahlah HFMD dengan higiene-sanitasi lingkungan dan perorangan. Cara yang paling mudah adalah dengan membiasakan diri selalu mencuci tangan, khususnya bila berdekatan dengan penderita.

Penting dilakukan desinfeksi peralatan makanan, mainan, dan handuk yang mungkin sudah terkontaminasi dengan cairan klorin. Hindari kontak dengan penderita HFMD dan istirahatkan anak penderita HFMD sementara dari sekolah atau tempat perawatan anak, untuk mencegah penularan virus kepada anak yang lain.

Tips Perawatan Penderita HFMD

  • Segera ke dokter untuk memastikan apakah anak atau penderita benar terkena HFMD Isolasikan penderita
  • Jaga kebersihan
  • Anjurkan istirahat yang cukup
  • Berikan asupan cairan yang cukup untuk mencegah dehidrasi
  • Berikan nutrisi yang sehat dan gizi seimbang
  • Berikan obat-obatan simptomatik untuk mengurangi gejala demam dan nyeri mulut
  • Anjurkan penderita untuk tidak beraktivitas di luar (bersekolah atau ke kantor) selama 7-10 hari setelah ruam muncul

Jangan Tidur Dalam Keadaan Marah


Marah akan sesuatu yang sekiranya tidak menyenangkan diri kita tentunya hal itu sangat lumrah, namun janganlah kita terus berlarut dalam kemarahan itu hingga saat kita akan tidur pun perasaan marah itu masing menghantui kita.

Menahan rasa amarah memang dirasakan tidak enak, seperti ada sesuatu yang mengganjal dalam diri ini jika tidak dikeluarkan rasanya seperti pecah dalam tubuh sehingga kita menjadi sakit atau kehilangan kedasaran akibat terlalu memendam perasaan amarah. Jika sudah demikian, kita diharuskan untuk cepat menyelesaikannya. Karena, jika hal itu terbawa hingga kita akan tidur, maka efek negatif lainnya justru akan terjadfi pada diri ini.

Seperti informasi yang kami kutip dari http://www.detikhealth.com, yang menyatakan orang yang membawa amarah hingga ia tidur, maka tekanan darah dan jantungnya akan mengalami gangguan hebat. Lebih lanjut situs tersebut menjelaskan, sebagian besar orang pernah mendengar pepatah kuno yang melarang tidur dalam kondisi marah. Hal ini ternyata ada benarnya, karena tidur dalam kondisi marah bisa menimbulkan bahaya.

Sebuah penelitian terbaru yang dimuat dalam Journal of Neuroscience, para ilmuwan menemukan pepatah ini ada benarnya, karena saat marah ada emosi negatif dalam tubuh yang dapat mempengaruhi kualitas tidurnya. Studi melibatkan 106 laki-laki dan perempuan yang dihadapkan pada beberapa gambar yang menimbulkan berbagai emosi, termasuk emosi
Diketahui perasaan marah atau pengalaman meresahkan yang muncul bisa membuat orang sulit tidur dan otak berusaha menjaga memori atau emosi tersebut, seperti dikutuip dari NYTimes, Senin (6/2/2012).

Dr Alexander Golbin menuturkan kemarahan terutama yang sudah bersifat kronis bisa meningkatkan tekanan darah dan denyut jantung, meningkatkan tekanan dalam tengkorak, membuat nafas jadi tidak teratur, menyebabkan kejang otot kronis, penurunan aktivitas insulin serta gejala lainnya.

Jika seorang mencoba untuk tidur dalam kondisi marah, maka bukan tidur nyenyak yang bisa didapatkannya melainkan seseorang bisa mengalami insomnia. Kalaupun ia bisa tertidur, maka berisiko lebih sering terbangun di malam hari dan membuatnya lemas, menurunkan sistem kekebalan tubuh serta mengantuk keesokan harinya yang dapat mengganggu aktivitas.

Hal ini dikarenakan saat tidur tubuh mengaktifkan fungsi fisiologis yang membuat seseorang siap untuk beraksi. Ketika terbangun di malam hari, maka bisa saja ia menjadi semakin marah.

Respons fisiologis yang dipengaruhi oleh suasana hati ini membuat orang sangat sulit untuk tertidur nyenyak sehingga menyebabkan berbagai macam ketidakseimbangan dalam tubuh yang mengakibatkan memburuknya kesehatan.

Cara terbaiknya adalah menetralisasi atau melepaskan kemarahan yang muncul, misalnya dengan menyelesaikan masalah yang ada atau membuat tubuh rileks sehingga bisa mengistirahatkan pikiran menjelang tidur.

Tidur diketahui bisa meningkatkan kenangan, terutama kenangan yang emosional seperti marah. Sehingga tidur bukanlah cara yang ampuh untuk menenangkan diri atau melupakan kemarahan, karena justru emosi ini bisa semakin meningkat.

Emosi marah adalah sesuatu yang nyata dan kadang diperlukan dalam hidup. Meski memiliki peran, tapi seseorang harus tahu kapan ia harus berhadapan dengan marah serta kapan harus menetralisirnya.